"Tetapi perubahan teknologi, sosial dan ekonomi berarti orang tidak menggerakkan otot mereka sebagaimana mereka lakukan sebelumnya," katanya.
Profesor Dunstan, dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Melbourne, mengatakan, duduk untuk waktu lama buruk bagi gula darah dan lemak, bahkan sekalipun seseorang sehat.
Hubungan antara menonton televisi dan peningkatan resiko kematian terbukti benar sekalipun tak ada faktor resiko lain seperti merokok, makanan yang buruk, kolesterol tinggi dan kegemukan.
Para peneliti tersebut memantau kebiasaan menonton televisi sebanyak 8.800 orang dewasa selama enam tahun, sebelum menerbitkan hasil yang mengejutkan itu. (ant/roc)